{"id":6500,"date":"2026-01-15T16:11:00","date_gmt":"2026-01-15T09:11:00","guid":{"rendered":"https:\/\/sumbarin.com\/?p=6500"},"modified":"2026-01-15T16:11:00","modified_gmt":"2026-01-15T09:11:00","slug":"peringatan-peristiwa-sitijuah-evi-yandri-jangan-pernah-lupakan-sejarah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sarumpunnews.com\/?p=6500","title":{"rendered":"Peringatan Peristiwa Sitijuah, Evi Yandri : Jangan Pernah Lupakan Sejarah"},"content":{"rendered":"<div dir=\"auto\"><strong>LimapuluhkotaSumbarin-<\/strong>Jas merah atau jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah. Akronim yang disampaikan Presiden Sukarno tersebut, mesti terus ditanamkan pada seluruh unsur masyarakat. Dengan mengingat sejarah, nilai dari peristiwa tersebut bisa terus dimaknai dan menjadi pelajaran yang bermanfaat untuk daerah, bangsa dan negara.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman saat menghadiri upacara peringatan peristiwa Situjuah ke-77, Kamis (15\/1\/2026) di Lapangan Khatib Sulaiman Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Limapuluh Kota.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Salah satunya peristiwa Situjuah. Ini merupakan momen bersejarah di daerah kita yang mengandung banyak pelajaran dan bermanfaat untuk terus kita maknai,&#8221; ujarnya.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Peristiwa Sitijuah, kata Evi mengandung banyak pelajaran. Bahwa untuk mencapai sesuatu mesti dilakukan dengan perjuangan. Perjuangan tersebut mesti dilakukan dengan kebersamaan dan persatuan.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Peristiwa Situjuah juga mengajarkan tentang betapa pengkhianat bisa berdampak amat besar. Dengan begitu demi daerah dan bangsa penting sekali untuk menjaga kebersamaan dalam perjuangan,&#8221; katanya.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Ia mengatakan, pengkhianatan dalam peristiwa Situjuah, telah mengakibatkan tercorengnya semangat perjuangan. Akibatnya sejumlah pejuang wafat dalam peristiwa tersebut. Hal ini menurutnya menjadi momen bersejarah yang mesti selalu diingat untuk menjadi pelajaran.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Evi Yandri mengatakan, dengan mengingat sejarah berdampak pula pada tumbuhnya rasa nasionalisme serta semangat kebersamaan. Untuk itu secara pribadi maupun kelembagaan DPRD, ia mengajak seluruh unsur untuk tetap menghargai semua momen bersejarah yang telah terjadi di provinsi ini maupun nasional.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Mengingat sejarah tersebut, kata dia, adalah pula mengambil pelajaran dan makna dari peristiwa tersebut.<\/div>\n<div dir=\"auto\">Evi Yandri menjelaskan peristiwa Situjuah merupakan kontribusi sangat besar Sumbar dalam menyelamatkan negara republik Indonesia dengan berdirinya PDRI.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Peringatan peristiwa Situjuah, kata Evi,\u00a0 merupakan pula peringatan\u00a0 bagian dari peringatan bela negara.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Pada peristiwa Situjuah telah banyak korban nyawa. Ini mesti kita ingat dan hargai.\u00a0 Kita tidak boleh melupakan peristiwa ini. Kita mesti mengingat jasa-jasa para pahlawan yang telah berkorban demi negara,&#8221; ujarnya lagi.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Ia menghimbau masyarakat\u00a0 menjadikan perisitiwa Situjuah sebagai bentuk penghormatan sekaligus inspirasi dari rangkaian terjadinya peristiwa terbentuknya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang dimulai pada 22 Desember 1948 hingga 13 Juli 1949, tepat ditengah masa Agresi Militer Belanda Ke-II saat itu.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">\u201cDalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, pernah dibentuk PDRI, termasuk di dalamnya Peristiwa Situjuah pada 15 Januari 1949. Oleh karena itu banyak pelajaran yang musti kita gali, diantaranya adalah semangat persatuan dan kesatuan,&#8221; katanya. (UHQ)<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LimapuluhkotaSumbarin-Jas merah atau jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah. Akronim yang disampaikan Presiden Sukarno tersebut, mesti terus ditanamkan pada seluruh unsur masyarakat. Dengan mengingat sejarah, nilai dari peristiwa tersebut bisa terus dimaknai dan menjadi pelajaran yang bermanfaat untuk daerah, bangsa dan negara. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman saat menghadiri upacara peringatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6501,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-6500","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6500"}],"collection":[{"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6500"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6500\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6501"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6500"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6500"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6500"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}