{"id":6632,"date":"2026-04-01T21:01:56","date_gmt":"2026-04-01T14:01:56","guid":{"rendered":"https:\/\/sumbarin.com\/?p=6632"},"modified":"2026-04-01T21:01:56","modified_gmt":"2026-04-01T14:01:56","slug":"dprd-sumbar-minta-kepala-daerah-inovatif-di-tengah-tekanan-fiskal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sarumpunnews.com\/?p=6632","title":{"rendered":"DPRD Sumbar Minta Kepala Daerah Inovatif di Tengah Tekanan Fiskal"},"content":{"rendered":"<p>PADANG \u2014 DPRD Sumatera Barat mendorong kepala daerah untuk lebih inovatif dalam menggali sumber pendapatan di tengah semakin ketatnya kebijakan fiskal pemerintah pusat, seiring mulai melambatnya pertumbuhan ekonomi daerah.<\/p>\n<p>Sekretaris Komisi III DPRD Sumbar, Novrizon, menegaskan ketergantungan terhadap dana transfer pusat harus mulai dikurangi melalui langkah-langkah proaktif yang tetap sesuai aturan perundang-undangan.<\/p>\n<p>\u201cDalam kondisi keuangan seperti sekarang, kepala daerah harus punya inovasi untuk mencari sumber pendapatan lain yang sah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia mengingatkan, tanpa upaya tersebut, kondisi ekonomi daerah berpotensi mengalami tekanan yang ditandai dengan meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran.<\/p>\n<p>\u201cKalau hanya bergantung ke pusat tanpa inovasi, kita harus siap menghadapi penurunan ekonomi daerah,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat pada 2025 tercatat sebesar 3,37 persen (c-to-c), melambat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 4,37 persen. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Sumbar per Februari 2025 mencapai 5,69 persen, menjadi yang tertinggi kedua di Pulau Sumatera.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Novrizon menilai masih lemahnya optimalisasi potensi pendapatan asli daerah (PAD), terutama dari sektor pajak kendaraan bermotor yang selama ini menjadi salah satu sumber utama.<\/p>\n<p>Menurutnya, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) menjadi salah satu kendala utama.<\/p>\n<p>\u201cJumlah pegawai di Samsat masih sangat terbatas, rata-rata hanya sekitar delapan sampai sebelas orang. Idealnya minimal 20 orang agar pelayanan dan penagihan bisa lebih optimal,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain itu, ia juga menyoroti lokasi sejumlah kantor Samsat yang dinilai kurang strategis karena berada jauh dari pusat aktivitas masyarakat, sehingga berdampak pada rendahnya minat pembayaran pajak.<\/p>\n<p>\u201cKalau lokasinya lebih mudah dijangkau, tentu kesadaran masyarakat untuk membayar pajak juga akan meningkat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Novrizon mengungkapkan masih banyak potensi pajak yang belum tergarap maksimal, salah satunya dari kendaraan operasional perusahaan perkebunan.<\/p>\n<p>Ia menyebut sebagian besar kendaraan operasional di sektor tersebut masih menggunakan pelat luar daerah, sehingga belum memberikan kontribusi optimal terhadap pendapatan daerah.<\/p>\n<p>\u201cIni potensi besar. Kendaraan yang beroperasi di Sumbar seharusnya didaftarkan di sini sesuai aturan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pemerintah daerah melalui Samsat dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memiliki kewenangan untuk menertibkan hal tersebut.<\/p>\n<p>DPRD Sumbar pun mendorong pemerintah daerah untuk lebih tegas dalam menegakkan aturan, sekaligus melakukan langkah-langkah strategis guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di tengah tekanan fiskal dan perlambatan ekonomi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PADANG \u2014 DPRD Sumatera Barat mendorong kepala daerah untuk lebih inovatif dalam menggali sumber pendapatan di tengah semakin ketatnya kebijakan fiskal pemerintah pusat, seiring mulai melambatnya pertumbuhan ekonomi daerah. Sekretaris Komisi III DPRD Sumbar, Novrizon, menegaskan ketergantungan terhadap dana transfer pusat harus mulai dikurangi melalui langkah-langkah proaktif yang tetap sesuai aturan perundang-undangan. \u201cDalam kondisi keuangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6633,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-6632","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6632"}],"collection":[{"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6632"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6632\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6633"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6632"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6632"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sarumpunnews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6632"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}